innovating-jogja_20161008_174125.jpg

INNOVATING JOGJA

INKUBATOR BISNIS TEKNOLOGI
BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK

Inkubator Bisnis Teknologi Innovating Jogja Balai Besar Kerajinan dan Batik berdiri berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balai Besar Kerajinan dan Batik Nomor 011/I.KP.Kpts/Bd/BBKB/III/2016,  dengan visi sebagai inkubator bisnis teknologi yang inovatif dan profesional yang dapat menjadi motor penggerak tumbuhnya wirausaha baru pada bidang kerajinan dan batik di Yogyakarta yang mampu bersaing di pasar nasional dan internasional. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian RI

 
IMG_2169.jpg

An Innovation-based competition to find and support new business and technology ideas for handicraft and batik industries

OVERVIEW PROGRAM

Tahun 2015 hingga awal tahun 2016, EU-Indonesia Trade Cooperation Facility (TCF) melakukan studi inovasi di Bogor, Bandung dan Yogyakarta untuk melihat potensi pendirian pusat inovasi bisnis di ketiga kota tersebut. Di Yogyakarta, TCF melakukan konsultasi dengan para pemangku kepentingan industri dan para produsen, termasuk juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan Rektor Universitas Gadjah Mada.

Hasil studi menunjukkan, tantangan utama yang dihadapi adalah menemukan
cara terbaik untuk mendorong inovasi bisnis yang potensial dan akurat sekaligus
memperkuat peran pemangku kepentingan, seperti balai-balai besar industri di
bawah Kementerian Perindustrian. Namun inovsi bisnis harus tetap mempertimbangkan nilai-nilai lokal Yogyakarta serta visi dari Sri Sultan HB X
untuk membangun ekonomi yang bermanfaat bagi semua.

Berdasar studi tersebut, maka diadakanlah Kompetisi “Innovating Jogja” pada
sektor industri batik, kulit dan kerajinan.
“Innovating Jogja” menjadi pintu bagi ide-ide terbaik melalui proses identifikasi
untuk mengembangkan potensi terbaik sesuai kebutuhan. “Innovating Jogja”
diharapkan dapat menjadi motor penggerak untuk memelihara budaya inovasi di
Yogyakarta.